AL-MAQAALAAT AL-HADIITSIYYAH Kumpulan Makalah-Makalah Tentang Ilmu Hadits MUQADDIMAH

By Abu Luqman 21 Agu 2020, 00:09:45 WIB Artikel Islam
AL-MAQAALAAT AL-HADIITSIYYAH Kumpulan Makalah-Makalah Tentang Ilmu Hadits MUQADDIMAH


AL-MAQAALAAT AL-HADIITSIYYAH Kumpulan Makalah-Makalah Tentang Ilmu Hadits
MUQADDIMAH
Amma Ba’du, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani -rahimahullaah- berkata:
فَإِنَّ الْاِشْتِغَالَ بِالْعِلْمِ -خُصُوْصًا: الْـحَدِيْثَ الـنَّــبَوِيَّ- مِنْ أَفْضَلِ الْقُرُبَاتِ
“Sungguh, menyibukkan diri dengan ilmu -khususnya: Ilmu Hadits- termasuk perkara paling utama dalam mendekatkan diri kepada Allah.”
[“Al-Mathaalib al-‘Aaliyah” (III/20)]
Dan Imam Asy-Syafi’i -rahimahullaah- berkata:
مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا؛ فَلْيُدَقِّقْ فِـيْهِ، لِئَلَّا يَضِيْعَ دَقِيْقُ الْعِلْمِ
“Barangsiapa mempelajari sebuah ilmu; maka pelajarilah (ilmu) itu dengan teliti, agar tidak hilang perkara-perkara yang lembut dari ilmu tersebut.”
[“Al-Madkhal ilaa as-Sunan Al-Kubraa lil Haafizh al-Baihaqi” (I/376-377, no. 416)]
“Demikianlah nasehat-nasehat para imam: cahaya di atas cahaya.
Adapun (Imam) Asy-Syafi’i: maka beliau aman dari hilangnya ilmu yang jelas dan mayoritas (umumnya orang bisa mengetahuinya -pent). Ketakutan beliau adalah pada bagian ilmu yang lembut dan minoritas (sedikit orang bisa mengetahuinya -pent).
Adapun kita sekarang: maka kita katakan: “Barangsiapa mempelajari sebuah ilmu; maka pelajarilah (ilmu) itu dengan teliti, agar tidak hilang perkara-perkara yang jelas dari ilmu tersebut.”
Maka, pelajarilah ilmu dengan teliti sekehendakmu. Dan meskipun engkau sudah teliti; itupun masih kita kuatirkan hilangnya ilmu yang jelas!!!”
[“Nashaa-ih Manhajiyyah Li Thaalibi ‘Ilmis Sunnah an-Nabawiyyah” (hlm. 43), karya Syaikh Hatim bin ‘Arif Al-‘Auni -hafizhahullaah-]
Berikut ini adalah beberapa makalah berkaitan dengan pembahasan ilmu hadits.
Beberapa pembahasan diperuntukkan bagi pelajar hadits tingkat lanjutan; sehingga mungkin sedikit sulit untuk dicerna oleh pelajar pemula.
Dan perlu diketahui bahwa: beberapa perkataan ada yang diulang; dikarenakan perbedaan penekanan.
Semoga bermanfaat.
DAFTAR ISI
1- Kedudukan As-Sunnah Dalam Syari’at Islam
2- Keutamaan Ahli Hadits
3- Pemalsuan Hadits dan Ketelitian Ahli Hadits
4- Ilmu Hadits: Riwayah dan Dirayah
5- Ketika Ulama Mensyarah dan Memberi Faedah
6- Asal Dari Syarat Hadits Shahih
7- Ilmu Mushthalah Hadits; Antara Mutaqaddimin dan Muta-akhkhirin
8- Faedah Tentang Hadits Hasan
9- Menghafal Lafazh Adalah Keutamaan dan Menghafal Makna Adalah Kewajiban
10- Antara Ahli Hadits dan Ilmu Fiqih
11- Antara Kekuatan Hafalan dan Keahlian Dalam Tulisan
12- Kedudukan Menghafal Hadits Pada Zaman Sekarang Tidak Seperti Zaman Awal
13- Obat Untuk Menguatkan Hafalan
14- Untuk Menjadi Pelajar Hadits Pada Zaman Sekarang
15- Penulisan Hadits Sejak Zaman Nabi
16- Mengapa Hadits Abu Hurairah Lebih Banyak Dari Para Pembesar Shahabat Lainnya?
17- Mungkinkah Munafik Zaman Nabi Meriwayatkan Hadits?
18- Antara Hadits dan Sunnah
19- Belajar Hadits Tapi Bukan “Ahlul Hadits”
20- Faedah-Faedah Tentang Atsar Shahabat
21- Secara Umum: Yang Mendengar Secara Langsung Adalah Lebih Faham
22- Mujaddid Hadits Abad Ini: Imam Al-Albani
23- Perkataan Ahli Hadits dan Pengakuan Ahli Fiqih
24- Ketika Hasil Penelitian Kita Sama Dengan Ulama
25- Faedah-Faedah Dalam Takhrij
26- Faedah-Faedah Dalam Jarh Wa Ta’dil (1)
27- Faedah-Faedah Dalam Jarh Wa Ta’dil (2)
28- Faedah-Faedah Dalam Jarh Wa Ta’dil (3)
29- Imam Al-Bukhari dan Bab-Bab ‘Ilmiyyahnya
30- Muqaddimah Takhrij Hadits
31- Takhrij Sembilan Hadits Seputar: Ilmu, Amal dan Dakwah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment