Musyrif

By Abu Luqman 25 Agu 2020, 09:27:24 WIB

Abu Hazim, Pandelang - Musyrif merupakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah pesantren (Islamic boarding school). Ia menjalankan peran sebagai guru sekaligus orang tua bagi santri hampir dalam segala aspek pendidikan terlebih dalam hal adab dan akhlak.

Peran musyrif salah satunya adalah mengontrol dan membina santri dalam hal disiplin ibadah. Peningkatan disiplin ibadah santri merupakan suatu upaya menanamkan ketaatan terhadap ketentuan syariat Allah Subhanahu wata'ala sehingga membekas dan menjadi sebuah nilai perilaku dan menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari. selain itu juga musyrif dituntut menjadi qudwah hasanah bagi santri dalam hal ilmu dan akhlak.

Oleh karena itu, di pesantren manapun, meningkatkan mutu dan  kompetensi musyrif secara berkala sama pentingnya dengan mendidik santri itu sendiri. Apalagi, jika pesantren tersebut memiliki target lulusan dengan kompetensi cukup tinggi, seperti hafal al-Qur'an, matan-matan ilmiyah, hadits-hadits Nabi Shallallahu alaih wassalam, menguasai dasar-dasar ilmu syar'i, fasih berbahasa Arab dan Inggris dan sebagainya.

Disamping itu musyrif dituntut menjadi pengganti orang tua santri dalam keseharian, mengajari mereka praktik adab-adab seorang muslim, seperti : mandi, berisitnja, berwudhu, adab di asrama, dan juga memperhatikan waktu-waktu isitirahat mereka. juga para musyrif diharapkan bisa menjadi pelipur lara santri dikala mereka sakit atau sedang menghadapi problem-problem personal para santri, peran mereka sebagai pengganti orang tua santri, menuntut para musyrif agar bisa memberikan rasa aman bagi para santri sehingga menjadi tempat berkeluh kesah dan menyamapaikan permasalahan yang dihadapinya, maka musyrif memiliki peran yang besar dalam hal mewarnai dan membentuk pribadi santri.

Tentu, tidak semua permasalahan yang berakitan dengan santri menjadi beban musyrif semata, disana ada peran jalur manajamen lain yang tidak kalah pentingnya dalam menghadapi permasalahan para santri, karena pesantren setiap komponennya adalah pendidik, dari mulai pegawai tingkat paling bawah sampai manajemen paling atas. Namun peran musyrif diharapkan bisa menjadi pintu pertama dari rangkaian konseling di pondok pesantren.

konseling diperlukan dalam lembaga pendidikan manapun, karena melalui jalur ini permasalahan insyallah dapat diselesaikan dan berbagai perbaikan dapat dilakukan.


(Naskah & Foto : Abu Hazim)