Selamat Datang di Ponpes Riyadhussholihiin

277. RIYADHUSSHOLIHIIN [RESUME]

February 16, 2022 admin No Comments

بسم الله الرحمن الرحيم

Resume Kajian Riyadhussholihiin
Majelis Ke- 277 Bab Lemah Lembut, Berbuat Baik dan Tawadhu’ kepada Anak Yatim, Anak Perempuan,  Orang Lemah, Orang Miskin dan Orang,orang yang Kesusahan
Hadits Ke-1
Pemateri : Ustadz Fachrudin Nu’man, Lc., M.Pd.

وَعَن سعد قَالَ: كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّةَ نَفَرٍ فَقَالَ الْمُشْرِكُونَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسلم: اطرد هَؤُلَاءِ لَا يجترؤون عَلَيْنَا. قَالَ: وَكُنْتُ أَنَا وَابْنُ مَسْعُودٍ وَرَجُلٌ مِنْ هُذَيْلٍ وَبِلَالٌ وَرَجُلَانِ لَسْتُ أُسَمِّيهِمَا فَوَقَعَ فِي نَفْسِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقَعَ فَحَدَّثَ نَفْسَهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى: [وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ] . رَوَاهُ مُسلم


Dari sahabat sa’ad radhiyallahu ‘anhu : Kami enam orang pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaih wassalam maka kaum musryikin berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam : “Usirlah mereka ! agar mereka tidak bersikap kurang ajar kepada kami.” Sa’ad menceritakan : “saat itu aku bersama ibnu mas’ud, seorang laki-laki dari bani hudzail, bilal dan dua orang yang tidak kusebutkan namanya, maka terjadilah sesuatu di dalam hati Rasulullah -shallallahu ‘alaih wassalam- sebagaimana yang Allah kehendaki (keinginan untuk memerintah pergi para sahabat tersebut-Pem) maka Allah menurunkan ayat :“Dan janganlah kamu mengusir orangorang yang menyeru Rabbnya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki wajah-Nya.” (Q.S. Al-An’am 6: 52). (Riwayat Muslim)
 

 Makna Ijmaliy :


Sa’ad bin Abi Waqqas radhiyallahu ‘anhu bercerita kala itu ia berenam bersama Nabi shallallahu ‘alaih wassalam ketika masih di Mekah dan umat Islam masih sedikit dengan keumuman yang masuk Islam adalah orang-orang faqir dan lemah, maka datanglah beberapa orang musyrik Quraisy dan mereka adalah pemukapemuka kaum,  mereka ingin duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaih wassalam  mendengar apa yang dibawa Nabi shallallahu ‘alaih wassalam, Namun dengan kesombongan mereka ingin orangorang yang bersama Nabi shallallahu ‘alaih wassalam dijauhkan dari majelis. Sempat Nabi shallallahu ‘alaih wassalam terpengaruh dan hampir memerintah para sahabat untuk pergi dengan asumsi jika mereka pembesar Quraisy masuk Islam akan diikuti oleh para pengikutnya, maka turunlah ayat “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki wajah-Nya.” (Q.S. Al-An’am 6: 52).

Faidah-Faidah :
1. Orangorang yang sudah tersirami dengan cahaya ilmu, maka mereka berbaur dengan kaum muslimin  tanpa menampakkan status sosial mereka
2. Tawadhu ketika di majelis ilmu
3. Nabi shalallahu alaihi wasallam manusia biasa, yang Allah subhanahu wa ta’ala muliakan dengan wahyu
4. Sebab Nuzul Ayat 52 surat Al-An’am
5. Keutamaan para sahabat radhiyallahu anhum
6. Keutamaan berbaur dengan kaum muslimin yang lemah secara dzahir namun memiliki kedudukan di sisi Allah subhanahu wa ta’ala
7. Tingginya nilai keikhlasan di sisi Allah subhanahu wa ta’ala

Pandeglang, 15 ٌ Rajab 1443/16 Februari 2022

 

Leave a Reply